Tim Gabungan Balai POM di Kediri dan Lintas Sektor Terkait Melakukan Pengawasan Bersama untuk Pastikan Takjil Aman

25-03-2024 Umum Dilihat 244 kali

Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Kediri, Bersama Dinas Kesehatan Kota Kediri dan Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Kediri melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap hidangan berbuka puasa atau takjil di pasar Takjil Sekartaji yang berlokasi di utara Taman Sekartaji Kota Kediri , Kamis (21/3/2024).

Sampling dan pengujian dengan metode Rapid Test dengan parameter uji antara lain Formalin, Boraks, Rhodamin B, dan Methanil Yellow dilakukan terhadap 30 sampel makanan dan minuman yang dijual di Pasar Takjil Sekartaji. Sampel takjil yang diambil berupa jeli, pentol, tahu bakso, es garbis, mie, keripik kaca, basreng, mie lidi kuning, teri, baby crab, es cincau, saus tomat, ongol-ongol, cumi, usus, petis, otak-otak, cireng isi, sate kerang, ikan pindang, ikan balur, sempol, janggelan, dan sirup merah.

Berdasarkan hasil uji Rapid Test dari total 30 sampel, ditemukan sampel janggelan (cincau) mengandung boraks dan sampel sate kerang mengandung formalin. Zat kimia boraks kerap disalahgunakan oleh oknum pedagang untuk mengawetkan, mengeraskan, dan mengenyalkan makanan. Sementara formalin merupakan zat pembunuh kuman yang biasanya disalahgunakan untuk mengawetkan makanan.

Selanjutnya, Petugas BPOM di Kediri bersama lintas sektor melakukan pembinaan bagi pedagang yang menjual sampel diduga mengandung bahan berbahaya tersebut. Pedagang diedukasi mengenai ciri-ciri bahan pangan mengandung zat berbahaya serta penyakit yang dapat timbul apabila mengonsumsi makanan atau minuman yang mengandung zat berbahaya. Selain itu dilakukan pula penulusuran sumber bahan makanan yang mengandung zat berbahaya. Pedagang juga diarahkan untuk memisahkan makanan atau minuman yang mengandung zat berbahaya dan tidak menjual makanan atau minuman tersebut ke konsumen.

Sarana