Kota Blitar, 21 November 2024 – Balai Pengawas Obat dan Makanan (Balai POM) Kediri sukses menggelar kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Terpadu Program Kelurahan, Pasar, dan Sekolah Pangan Aman Tahun 2024. Kegiatan ini berlangsung di Ballroom Hotel Santika, Kota Blitar, dan dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan terkait.
Acara dibuka oleh Kepala BPOM Kediri, Gidion, S.Si., M.Sc., yang dalam sambutannya menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk mewujudkan pangan yang aman di masyarakat. Kepala Dinas Kesehatan Kota Blitar, dr. Dharma Setiawan, juga memberikan sambutan, mengapresiasi capaian program pangan aman selama tahun 2024.
Dalam rangkaian acara ini, beberapa penghargaan diberikan sebagai bentuk apresiasi atas komitmen dalam mendukung program pangan aman. Sertifikat Pangan Jajanan Sekolah Aman (PJAS Aman) diserahkan kepada enam sekolah, yaitu SDN 1 Rembang, SDN 1 Pakunden, SDN 4 Sentul, SMPN 5 Kota Blitar, SMPN 6 Kota Blitar, dan SMPN 7 Kota Blitar.
Selain itu, Kelurahan Klampok menerima sertifikat Kelurahan Pangan Aman yang langsung diserahkan kepada Lurah Klampok, M. Kaesar S. Alfonso, S.I.Kom. Sebagai bentuk komitmen, dilakukan pula penandatanganan dukungan dari Kepala Bidang Pemerintahan Setda Kota Blitar, Freddy Hermawan, S.STP, untuk mengantarkan Kelurahan Klampok menuju lomba Desa/Kelurahan Pangan Aman Nasional.
Pasar Pon Kota Blitar juga mendapatkan penghargaan berupa sertifikat dan banner Pasar Pangan Aman. Penghargaan ini merupakan hasil dari keberhasilan pengelola pasar dalam menjaga keamanan pangan.
Pada kesempatan ini, Kepala BPOM Kediri memaparkan hasil pelaksanaan Program Pro-PN Keamanan Pangan Terpadu di Kota Blitar selama tahun 2024. Lurah Klampok, perwakilan SMPN 7 Kota Blitar, dan perwakilan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Blitar turut mempresentasikan rencana aksi keberlanjutan program pangan aman di kelurahan, sekolah, dan pasar.
Kegiatan ini diakhiri dengan sesi diskusi dan sharing dari peserta program yang diintervensi, memberikan inspirasi untuk pengembangan program serupa di masa mendatang.
Dengan pelaksanaan monev terpadu ini, Kota Blitar terus memperkuat komitmennya dalam menciptakan lingkungan pangan yang aman, sehat, dan berkelanjutan.