Balai POM di Kediri Mengadakan Kegiatan Komunikasi Informasi dan Edukasi Farmakovigilans

11-05-2026 Umum Dilihat 77 kali

Penguatan Farmakovigilans melalui Pelaporan Efek Samping Obat dan Vaksin

Kediri – Dalam upaya meningkatkan keamanan penggunaan obat dan vaksin di masyarakat, Balai POM di Kediri menyelenggarakan kegiatan Penguatan Farmakovigilans pada Kamis, 7 Mei 2026, bertempat di Hotel Merdeka. Kegiatan dilaksanakan secara hybrid dengan melibatkan peserta yang hadir secara luring maupun daring.

Sebanyak 27 tenaga kesehatan mengikuti kegiatan secara luring yang berasal dari rumah sakit, puskesmas, dan dinas kesehatan di wilayah kerja Balai POM di Kediri. Selain itu, kegiatan juga diikuti oleh peserta secara daring melalui platform virtual zoom.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kompetensi tenaga kesehatan dalam pelaksanaan farmakovigilans, khususnya terkait pemantauan keamanan obat dan vaksin melalui pelaporan kejadian yang tidak diinginkan setelah penggunaan produk kesehatan. Farmakovigilans merupakan salah satu upaya penting untuk mendeteksi, menilai, memahami, dan mencegah efek samping atau masalah lain yang berkaitan dengan penggunaan obat.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan materi dari narasumber yang berkompeten di bidangnya, yaitu Tito Veriyanto, S.Si., Apt. dan Bagus Sriaji, S.Farm., Apt. Materi yang disampaikan meliputi pentingnya pelaporan efek samping obat (ESO), pelaporan kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI), tata cara pelaporan melalui sistem yang telah tersedia, serta peran tenaga kesehatan dalam mendukung sistem pengawasan obat pasca pemasaran.

Melalui diskusi interaktif dan sesi tanya jawab, peserta diberikan kesempatan untuk berbagi pengalaman serta membahas berbagai tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaan farmakovigilans di fasilitas pelayanan kesehatan.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan kesadaran dan partisipasi tenaga kesehatan dalam pelaporan efek samping obat dan kejadian ikutan pasca imunisasi semakin meningkat, sehingga dapat mendukung terwujudnya sistem pengawasan obat yang efektif serta menjamin keamanan masyarakat dalam penggunaan produk kesehatan.

Sarana