Trenggalek, 21 November 2025 — Dalam rangka meningkatkan pemahaman dan penerapan keamanan pangan pada pelaku usaha serta memperkuat pengawasan di tingkat fasilitas pelayanan kesehatan, Dinas Kesehatan PPKB Kabupaten Trenggalek menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) dan Sosialisasi Indikator Pemenuhan Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (IP-CPPOB) bertempat di Aula Dinas Kesehatan.
Kegiatan ini diikuti oleh Tenaga Sanitasi Lingkungan Puskesmas se-Kabupaten Trenggalek serta para pelaku usaha yang membutuhkan penguatan kapasitas terkait penerapan standar mutu dan keamanan pangan dalam proses produksi.
Acara dibuka oleh Kepala Bidang Farmasi, Alat Kesehatan, Makanan dan Minuman Dinas Kesehatan Kabupaten Trenggalek, Yajid Menan ST., M.MKes. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, fasilitas kesehatan, dan pelaku usaha untuk memastikan pangan olahan yang beredar aman dan bermutu.
Turut memberikan sambutan, Kasubbag Tata Usaha Balai POM di Kediri, yang menyampaikan komitmen BPOM dalam mendampingi dan memperkuat kapasitas daerah melalui edukasi, asistensi, dan pengawasan yang berkelanjutan. Selain itu, Ketua Tim Sertifikasi Balai POM di Kediri, juga hadir memberikan arahan terkait pentingnya pemenuhan persyaratan CPPOB sebagai langkah awal menuju sertifikasi produk pangan olahan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh peserta mampu memahami indikator pemenuhan CPPOB serta dapat mengimplementasikannya di lapangan guna mendukung terwujudnya produk pangan olahan yang aman, bermutu, dan layak konsumsi bagi masyarakat. Sinergi antara Dinas Kesehatan Kabupaten Trenggalek dan Balai POM di Kediri menjadi langkah strategis dalam memperkuat sistem keamanan pangan di wilayah Trenggalek.